SMKN 1 Gombong mengadakan Pelatihan Teaching Factory bagi Guru dan Karyawan SMKN 1 Gombong pada 18 September 2021. Pelatihan ini dihadiri oleh seluruh Guru dan Karyawan SMKN 1 Gombong sebanyak  orang.

Acara dibuka oleh Noor Ika Lailya, S.Pd, dan Wiwit Sugiarsih, S.Pd., M.M. selaku pembawa acara dalam pelatihan yang memiliki tagline : Tumbuh Kembangkan Jiwa Wirausaha, Wujudkan Sekolah Bersumber Daya. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu kebangsaan kita : Indonesia Raya yang dipandu oleh Rini Eko Yulianti, S.Kom. selaku Dirigen.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMKN 1 Gombong, Drs. Haryoko, M.M. Dalam sambutan tersebut Kepala SMKN 1 Gombong memberikan motivasi bagi Guru dan Karyawan untuk terus ikhlas bekerja, “Kerja di era sekarang yang serba online, pekerjaan diharuskan cepat dan tepat. Terimakasih Bapak Ibu yang tetap ikhlas bekerja walau sering sampai malam hari.”. 

“Embrio Teaching Factory  telah ada di SMKN 1 Gombong, tinggal dilembagakan dan kita langsung action. Siap Bapak Ibu?” yang kemudian disambut dengan lantang oleh para peserta pelatian, “Siap!”.

Dengan ini pelatihan Teaching Factory dibuka.

Pada kesempatan berikutnya, Kepala SMKN 1 Gombong menyerahkan penghargaan kepada Lia Amanda kelas XI TP C yang meraih Medali Perunggu Menyanyi Solo dalam ajang FLS2N Tingkat Nasional.

Narasumber pada pelatihan ini langsung disampaikan oleh Kepala SMKN 1 Gombong, Drs. Haryoko, M.M.

Sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016, tentang Revitalisasi SMK. Instruksi Presiden tersebut Menegaskan akan pentingnya Sekolah Menengah Kejuruan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang terampil dan berkarakter agar dapat mengisi ruang-ruang pembangunan dan mendorong percepatan kemajuan Indonesia. Sehingga, diharapkan dapat menciptakan generasi penduduk usia produktif yang memiliki kompetensi keterampilan atau keahlian siap pakai yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri.

Menurut DitPSMK, 2010, Tujuan Pendidikan Kejuruan adalah mencetak SDM siap kerja dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, dapat diwujudkan dengan cara, salah satunya,  Melaksanakan Teaching Factory.

Tujuan Teaching Factory adalah meningkatan kompetensi lulusan, meningkatkan jiwa entrepreneurship, menghasilkan produk/jasa yang memiliki nilai tambah, meningkatkan kerjasama DUDIKA/entitas bisnis yang relevan, serta meningkatkan sumber pendapatan sekolah.

Model pembejaran Teaching Factory antara lain :

  • SMK bekerjasama dengan Industri dalam penyediaan tempat produksi
  • Industri melakukan transfer knowledge kepada SMK
  • SMK memiliki lisensi terbatas untuk memasarkan dan produk hasil kerjasama

Menurut, Drs. Haryoko, M.M, cara menerapkan Teaching Factory di SMKN 1 Gombong antara lain:

  • Sebagai salah satu Mata Pelajaran,
  • Sebagai pembelajaran kewirausahaan, 
  • Menjadi bagian integral dari materi Bimbingan Karir dan Pengembangan Kreativitas dan Program Pengembangan Diri,
  • Sebagai pembelajaran produktif,
  • Sebagai bagian dari tugas akhir siswa,
  • Sebagai pembelajaran yang berbasis tematik integratif di SMK.

“Kita harus meningkatkan kerja sama dengan DUDIKA, karena SMK adalah kepanjangan tangan Industri.”

Sesi berikutnya diisi oleh narasumber Putut Ari Nugroho, S.Pd, dengan materi Pengelolaan Keuangan Program Teaching Factory.

Pada sesi berikutnya adalah presentasi dari masing-masing Kompetensi Keahlian.

Kelompok Guru Umum ingin mengembangkan dan mengelola kantin sekolah yang dipresentasikan oleh Endah Sriyati, S.Pd.

Teaching Factory Multimedia dipresentasikan oleh Hafid Masruri, S.Pd. yang diawali dengan profil jurusan, produk yang dihasilkan, dan prinsip pelayanan. Produk yang akan dikembangkan Kompetensi Keahlian Multimedia adalah Jasa Desain Grafis Digital, Jasa Fotografi dan Videografi, Jasa Percetakan, dan Jasa Percetakan 3D.

Teaching Factory Teknik Pemesinan dipresentasikan oleh Moh. Yasin, S.Pd., Teknik Pemesinan mengembangkan produk perkakas rumah tangga, antara lain palu, grendel pintu, hanger pakaian, dll.

Teaching Factory Teknik Kendaraan Ringan Otomotif dipresentasikan oleh Bibit Yuliartanto, S.Pd., Teknik Kendaraan Ringan Otomotif mengembangkan Teaching Factory yang bergerak di bidang jasa antara lain : Servis Berkala/Tune Up Mobil, Servis Berat Mobil, Ganti Oli Mobil, dll.

Teaching Factory Teknik dan Bisnis Sepeda Motor dipresentasikan oleh Hardik Suhariyanto, S.Pd. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor yang bergerak di bidang jasa antara lain : Servis Berkala Motor, Servis Berat Motor, Ganti Oli Motor, dll.

Teaching Factory Teknik Komputer dan Jaringan dipresentasikan oleh Wachid Nurochman, S,Kom. Teknik Komputer dan Jaringan dalam pengembangan Teaching Factory menawarkan produk antara lain : Penjualan Peripheral Komputer, Servis Komputer dan Printer, Software Development, Instalasi dan Maintenance Jaringan, Konfigurasi Server, dll.

Ikuti Media Sosial Kami :