Sosialisasi Kesehatan Mental Remaja dari Puskesmas Gombong 1

Gombong, Kebumen – Siswa Kelas X dan XI SMKN 1 Gombong mengikuti sosialisasi Kesehatan Mental Remaja dari Puskesmas Gombong 1 di GOR Susilo Sudarman pada Senin (11/09/2023). Isu kesehatan mental pada remaja merupakan hal yang harus untuk diperhatikan karena remaja adalah persimpangan antara dunia anak-anak dan dunia dewasa.

“Ciri perkembangan psikologis remaja yaitu emosi meledak-ledak, sulit dikendalikan, cepat depresi, dan memberontak. Serta keadaan emosi yang masih labil berkaitan dengan keadaan hormonal” ujar dr. Pandu Ananta selaku narasumber dari Puskesmas Gombong 1.

Faktor yang mempengaruhi mental remaja ada dua, faktor eksternal dan faktor internal, “Faktor eksternal bisa dari keluarga dan lingkungan, sedangkan faktor internal berasal dari sifat, bakat, dan keturunan,” dr. Pandu Ananta menjelaskan.

Kriteria remaja bermental sehat menurut dr. Pandu yaitu:

  1. dapat menerima perubahan dalam dirinya dengan lapang dada,
  2. dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial,
  3. dapat mengatasi hasrat seksualnya,
  4. mampu menemukan jati diri dan berperilaku sesuai jati dirinya,
  5. dapat menyeimbangkan pengaruh orang tua dengan pengaruh teman,
  6. dapat mengaktualisasi kemampuanya,
  7. tidak mudah goyah apabila terjadi konflik,
  8. memiliki cita-cita dan tujuan hidup

Dampak negatif gangguan kesehatan mental pada remaja adalah kenakalan remaja, drugs abuse, sex bebas, bunuh diri, gangguan mental, dan kurang percaya diri.

Cara mengatasi gangguan mental yaitu introspeksi diri, konsultasi pada orang yang dapat membantu mengatasi masalah, mencurahkan isi hati pada orang yang dipercaya, berpikir positif, realistis, serta berusaha menyesuaikan diri.

Sesi terakhir, Kukuh Santoso Widi Prasetya, A.Md. mengajak para siswa SMKN 1 Gombong untuk melakukan skrining mandiri kesehatan jiwa melalui aplikasi SIJIWA.

“Silakan install aplikasi SIJIWA di playstore,” Kukuh Santoso Widi Prasetya, A.Md menginstruksikan kepada seluruh peserta sosialisasi.

Cukup mudah mendaftar di aplikasi SIJIWA, mengisi username, Nama Lengkap, Nomor HP, Tanggal Lahir, dan Password.

Setelah berhasil mendaftar dan login, kemudian pengguna diminta mengisi data demografi, mengisi instrumen SDQ, dan instrumen SRQ.

Aplikasi SIJIWA adalah aplikasi skrining kesehatan jiwa untuk mendeteksi masalah kesehatan jiwa dari umur 4 – 18 dan diatas umur 18 tahun. Apabila terdapat skor abnormal atau borderline, anda akan disarankan untuk menghubungi fasilitas kesehatan terdekat dan disarankan untuk meminta bantuan Profesional.

Aplikasi Sijiwa merupakan media untuk melakukan skrining masalah kesehatan jiwa menggunakan instrumen SDQ, SRQ-20 dan ASSIST yang dibuat oleh Direktorat Kesehatan Jiwa.

Skrining dapat dilaksanakan sedini mungkin untuk mengetahui masalah kesehatan jiwa dan BUKAN merupakan alat untuk mendapatkan diagnosis. Jawaban dan hasil skrining bersifat RAHASIA dan dapat dimanfaatkan oleh responden untuk memperoleh pelayanan kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan.

Sosialisasi kesehatan mental dari Puskesmas Gombong 1 merupakan salah satu kegiatan dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilaksanakan SMKN 1 Gombong dengan Tema Bangunlah Jiwa dan Raganya. Kegiatan INI dilaksanakan dengan sistem blok pada 11 September s.d 22 September 2023.

Penulis : Nurul Arifin