
GOMBONG – SMK Negeri 1 Gombong menggelar kegiatan Parenting dan Sosialisasi Outing Class bersama para orang tua/wali murid pada Rabu, 7 Oktober 2026 di GOR Soesilo Sudirman SMK Negeri 1 Gombong. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang murid.
Adapun narasumber untuk seminar parenting adalah Bunda Rofiah Akbar, S.Psi., M.Psi.
Anak adalah Titipan Tuhan
Dalam paparannya, narasumber mengajak orang tua untuk menjadi orang tua yang amanah. Anak bukan sekadar milik orang tua, melainkan titipan dari Tuhan yang harus dijaga, dibimbing, dan dididik dengan sebaik-baiknya.
Narasumber, yang akrab dipanggil Bunda Rofi, menjelaskan bahwa masa remaja adalah masa pembentukan kedewasaan. Pada usia ini, otak remaja bekerja dengan pola “emosi di depan, berpikir belakangan”. Karena itu, remaja kerap bertindak nekat tanpa memikirkan akibatnya, berbeda dengan orang dewasa yang sudah lebih matang dalam menimbang keputusan. Remaja pun perlu dibina dan didampingi oleh orang dewasa, dalam hal ini orang tua.
Delapan “PR” untuk Orang Tua
Bunda Rofi menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah bagi orang tua dalam mendampingi anak remajanya:
- Perbaiki komunikasi orang tua dan anak. Pola asuh yang baik berawal dari komunikasi yang baik (good parenting is good communication).
- Kenali ciri komunikasi yang buruk. Tandanya anak menjauh saat didekati, menolak saat disentuh, dan membuang muka saat dipandang. Dalam kondisi ini, nasihat orang tua tidak akan bisa diterima di hati anak.
- Tahan emosi dalam lima hitungan. Saat situasi memancing amarah, tarik napas dan tahan sejenak sebelum merespons, disarankan dalam 5 hitungan.
- Hadir tanpa amarah. Tampillah dengan wajah sumringah dan senyum merekah agar anak merasa nyaman.
- Dekat dan bersahabat dengan anak. Bersahabat bukan berarti menuruti semua keinginan anak, melainkan mengarahkan dengan penuh kasih sayang.
- Ciptakan keluarga yang rukun dan bahagia. Keluarga yang harmonis menjadi pondasi kesehatan mental anak.
- Berikan bekal moral dan agama. Nilai-nilai ini menjadi pegangan anak dalam menghadapi pergaulan dan tantangan zaman.
Orang tua tampak antusias menyimak materi. Banyak yang mengangguk dan mencatat poin-poin penting, terutama tentang pentingnya menjaga komunikasi dan mengelola emosi saat berhadapan dengan anak, bahkan beberapa orang tua mengajukan pertanyaan terkait parenting ini dengan antusias.
(Penulis:reyana / Dokumentasi: tim dkv)

Recent Comments